https://ift.tt/eA8V8J
Merdeka.com - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak usaha Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) akan menjadi operator Blok atau Wilayah Kerja (WK) Sanga-Sanga, Kalimantan Timur, yang sebelumnya dikelola oleh Virginia Indonesia Company (VICO) sejak 1972.
BERITA TERKAIT
Sebagai langkah awal, perseroan akan menyiapkan dana sekitar USD 237 juta sebagai investasi untuk 3 tahun awal pengelolaan blok migas tersebut.
Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia, Bambang Manumayoso mengatakan akan menambah total 31 sumur pengeboran sampai 2019.
"Untuk pengelolaan Sanga-Sanga ini, PHI 100 persen full operator. Tahun ini kita akan tambah 2 sumur lagi, dan untuk akan ditambah 29 pada 2019," ungkapnya seusai meninjau Badak Export Manifold di Sanga-Sanga, Selasa (7/8).
WK Sanga-Sanga sendiri terletak di pesisir Kalimantan Timur, dengan luas covering area saat ini 1723 kilometer persegi. Menurut laporan VICO, sumur yang berada di wilayah tersebut telah berkurang dari dahulu 1069 unit kini menjadi 440 unit.
Sumur tersebut bisa memproduksi gas antara 79-80 juta kaki kubik per hari (millionaire standard cubic feet per day/mmscfd). "Kalau minyak (dan kondensat) sekitar 9 ribu bopd (barrels of oil per day)," tambahnya.
Sementara itu, SVP Upstream Strategic Planning Portfolio and Evaluation PT Pertamina (Persero), Meidawati menjelaskan, dana sebesar USD 237 juta telah dipersiapkan sebagai investasi total pada 3 tahun awal pengoperasian WK Sanga-Sanga.
"Operasi Sanga-Sanga tidak boleh terganggu. Untuk investasi tambahan 3 tahun awal, total akan dikeluarkan sekitar USD 237 juta," ujar dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [idr]
Selengkapnya : Klik Disini
Merdeka.com






0 komentar:
Posting Komentar