https://ift.tt/eA8V8J
Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sampai saat ini belum menyatakan sikap resmi berkoalisi dengan Gerindra maupun mendukung Prabowo Subianto menjadi capres 2019. PKS beralasan Prabowo belum menentukan Cawapres.
BERITA TERKAIT
PKS telah sendiri sepakat mendukung hasil Itjima Ulama GNPF yang merekomendasikan Ustaz Abdul Somad dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri sebagai pendamping Prabowo di Pilpres.
"Kita mendukung Ijtima Ulama. Sehingga di situ jelas. Tetapi kan Pak Prabowo sampai hari ini cuma pegang bola saja tetapi bolanya enggak dilempar ke mana, belum jelas hari ini. Belum dilempar ke Ustaz Abdul Somad belum dilempar ke Habib Salim, di situ lah kami terus bangun komunikasi politik," kata Presiden PKS Sohibul Iman saat jumpa pers di DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).
Meski demikian, PKS tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan perubahan kepemimpinan nasional. Dari situ, kata Sohibul, sikap PKS sudah jelas akan berada di posisi yang memungkinkan terjadinya pergantian kepemimpinan nasional.
"Saya sering katakan PKS dan Gerindra itu memang sudah ada koalisi de facto. secara de facto kami terus bekerja sama, tetapi koalisi harus tuntas kepada koalisi de jure. Sampai de jure ini lah yang sedang proses," tandasnya. [eko]
Selengkapnya : Klik Disini
Merdeka.com






0 komentar:
Posting Komentar