https://ift.tt/eA8V8J
Merdeka.com - PT Garuda Indonesia, (Persero) Tbk membuka 3 rute baru penerbangan baru. Pembukaan rute tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Tanah Air.
BERITA TERKAIT
Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala Nugraha Mansury menjelaskan bahwa pembukaan rute tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan untuk mendorong perekonomian melalui sektor pariwisata.
"Intinya konektivitas kan? Jadi bagaimana kita dapat terus kembangkan rute baik dari luar menuju ke Indonesia untuk bisa mengembangkan adanya (kunjungan) turis," kata Pahala saat ditemui di Gedung Menara BCA, Jakarta, Kamis (9/8).
Tahun ini, Garuda Indonesia membuka 3 rute baru salah satunya adalah rute Mumbai - Denpasar, mengingat kunjungan turis India ke Indonesia semakin bertambah.
"Tentunya India adalah salah satu negara dengan pertumbuhan turis yang terbesar saat ini sudah hampir mencapai 500 ribu turis. Lalu kemudian China sebagai negara yang terbesar saat ini juga kita liat potensi pertumbuhannya masih di atas 20-an persen bahkan mencapai 40-an persen," ujarnya.
Selain itu, Garuda juga mengembangkan konektivitas penerbangan dalam negeri khususnya bandara - bandara yang memang memiliki potensi cukup baik dalam hal mendatangkan turis. Tidak hanya Bali, namun daerah di luar Bali saat ini sudah mulai menjadi prioritas.
"Karena Bali sampai sekarang masih mencapai 40 persen dari turis yang datang ke Indonesia berkunjung ke Bali. Tapi kita juga perlu melakukan diversifikasi dari turis-turis tersebut ingin pergi ke tempat-tempat mana saja."
Oleh sebab itu, rute selanjutnya yang dibuka Garuda adalah Selayar Ujung Pandang serta Silangit. "Yang tahun ini kita kembangkan dan berpotensi bisa menyumbangkan turis itu adalah di Selayar Ujung Pandang -Silangit kita juga mulai dari Tahun 2017, Banyuwangi kita juga mulai kembangkan dari Jakarta-Banyuwangi. Ini merupakan beberapa contoh pengembangan rute yang kita lakukan untuk bisa mengembangkan industri tourism di Indonesia." [idr]
Selengkapnya : Klik Disini
Merdeka.com






0 komentar:
Posting Komentar